Aging

Case Management Family Centered

MANAJEMEN KASUS BERPUSAT KELUARGA


Definisi Manajemen Kasus

Manajemen Kasus adalah  suatu mekanisme merencanakan program yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan individu dengan cara mengkoordinasikan dan mengkaitkan komponen-komponen sistem pemberian layanan.  Manajemen kasus merupakan penghubung antara klien dan sistem pemberian layanan.

Manajemen Kasus Berpusat Keluarga

Dalam bekerja dengan keluarga untuk perlindungan anak, definisi umum

di atas mengantarkan pada pemahaman bahwa keluarga adalah konteks dimana seluruh proses manajemen kasus dilakukan.  Unsur utama dalam manajemen kasus berpusat keluarga adalah asesmen yang komprehensif tentang keluarga dan kebutuhan atau masalahnya berkaitan dengan perlindungan anak, menggali sumber-sumber dukungan formal dan informal dalam komunitas, mengkaitkan dan memantau penyampaian layanan yang sesuai dan tepat waktu.

Prinsip-prinsip Dasar dalam praktek manajemen kasus berpusat  keluarga

  1. Nilai-nilai yang ada dalam komunitas maupun manajer kasus mempunyai peran penting.
  2. Keluarga dalam Lingkungan adalah paradigma dasar dalam praktek manajemen kasus.

Tujuan Manajemen Kasus Berpusat Keluarga untuk perlindungan anak

  1. Mencegah kekerasan terhadap anak dan disintegrasi keluarga
  2. Mendukung kekuatan keluarga dalam memberikan lingkungan yang aman bagi anak.
  3. Menggalang dukungan komunitas untuk perlindungan anak
  4. Menyusun rencana penempatan yang aman bagi anak

Fungsi Manajemen Kasus Berpusat Keluarga untuk Perlindungan Anak

  1. Melakukan asesmen keluarga, jejaring sumber dukungan formal dan informal dalam komunitas
  2. Konseling keluarga untuk mendukung diberikannya lingkungan aman bagi anak
  3. Memfasilitasi akses dan pemanfaatan sistem layanan formal dan informal.
  4. Memfasilitasi penyampaian layanan yang efektif dan tanggap terhadap kebutuhan keluarga
  5. Mengevaluasi dampak layanan dan lingkungan yang aman bagi anak.

Tugas seorang Manajer Kasus Berpusat Keluarga

  1. Asesmen
  2. Perencanaan
  3. Menghubungkan dan merujuk keluarga
  4. Pemantauan
  5. Konseling

Peran Manajer Kasus Berpusat Keluarga

  1. Pembela
  2. Koordinator layanan
  3. Perantara
  4. Rekan dan anggota tim kerja
  5. Community Organizer
  6. Konsultan
  7. Konselor

Langkah-langkah proses pekerjaan sosial:

  1. Merumuskan masalah/kebutuhan
  2. Mengases tingkat keparahan masalah
  3. Melakukan asesmen stres
  4. Menentukan tujuan
  5. Perencanaan dan pelaksanaan rencana layanan
  6. Pemantauan dan evaluasi efektivitas rencana
  7. Terminasi
  8. Tindak lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s